HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Berita / Pengumuman Terkini

Blog PN Mandailing Natal

Di halaman ini merupakan berita, pengumuman, relaas serta kegiatan terbaru seputar Pengadilan Negeri Mandailing Natal

Articles in Category: Kegiatan Pengadilan

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017

on Senin, 02 Oktober 2017. Posted in Kegiatan Pengadilan

Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur

Mengusung tema "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur, Senin, 02 Oktober 2017, Ketua Pengadilan Negeri Mandailing Natal Kelas II, Bapak Rudito Surotomo, S.H., M.H. menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017.

Upacara diikuti oleh para Hakim, para Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional, para Aparatur Sipil Negara (ASN), para PPNPN Pengadilan Negeri Mandailing Natal Kelas II serta para siswa SMK Negeri 1 Panyabungan.

Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dipandu oleh Wulan Rambe.  Komandan Upacara, Pertolongan Laowo, S.H., memimpin penghormatan umum kepada Inspektur Upacara diikuti dengan laporan Komandan Upacara, upacara siap dilaksanakan.  Inspektur Upacara memimpin hening cipta yang dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila.

 

 

Selanjutnya pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 oleh Salman Siregar, S.Akt., pembacaan Naskah Ikrar oleh Inspektur Upacara, dan dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh  Zulfahri Siagian, S.H.

Sesaat sebelum upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 berakhir, diperdengarkan lagu Andhika Bayangkari.

Laporan Komandan Upacara dan penghormatan umum kepada Inspektur Upacara menjadi penutup upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 yang berlangsung sederhana, khidmat, dan tertib.

 

Simulasi Penanganan Bencana Alam Gempa

on Jumat, 29 September 2017. Posted in Kegiatan Pengadilan

Kesiapsiagaan terhadap Bencana Alam Gempa

Jum'at, 29 September 2017, Pengadilan Negeri Mandailing Natal Kelas II bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal menyelenggarakan simulasi penanganan bencana alam gempa bumi.

 

Acara dimulai tepat pukul 09.00 di ruang sidang Chandra, dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Mandailing Natal, Bapak Deny Riswanto, S.H., M.H.  Dalam sambutannya, Bapak Deny Riswanto, S.H., M.H. menjelaskan adapun tujuan penyelenggaraan Simulasi Penanganan Bencana Alam Gempa adalah untuk kesiapsiagaan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di lingkungan Pengadilan Negeri Mandailing Natal Kelas II dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam gempa bumi.  Selain itu, penyelenggaraan Simulasi Penanganan Bencana Alam Gempa juga untuk persiapan proses akreditasi Pengadilan Negeri Mandailing Natal Kelas II.

 

Dalam kesempatan ini, Bapak Galih Rio Purnomo, S.H. selaku Humas Pengadilan Negeri Mandailing Natal turut menambahkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia telah mengatur penanggulangan bencana dengan menerbitkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 dan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2008.

 

Disebutkan dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

 

Kemudian, pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulanan Bencana, kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

 

Sementara itu, narasumber Tim BPBD, Andi Prima, menjelaskan bahwa kerjasama antar instansi terkait penyelenggaraan simulasi penanganan bencana sudah sering dilaksanakan dan berdasarkan pengamatan Tim BPBD, persiapan PN Mandailing Natal Kelas II sudah sangat baik yang ditunjukkan dengan telah terpasangnya jalur evakuasi dan titik kumpul (assembly point).

 

Tim BPBD juga menjelaskan bahwa dalam menghadapi bencana alam gempa ditekankan kepada setiap orang yang berada di dalam bangunan untuk tidak panik dan segera mencari tempat perlindungan, setelah gempa pertama mulai hilang, segera keluar menuju tempat terbuka dengan tetap melindungi bagian kepala dari reruntuhan dengan benda solid seperti helm, map tulang, dan sebagainya serta selalu mendengarkan informasi dari media untuk mengantisipasi adanya gempa susulan.

 

Untuk lebih memperjelas pemaparan yang disampaikan oleh Tim BPBD, acara kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana alam gempa yang melibatkan seluruh Hakim, ASN, dan PPNPN PN Mandailing Natal serta Tim Evakuasi dari BPBD Mandailing Natal dalam menghadapi situasi gempa awal dan gempa susulan pada gedung bertingkat.